KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari menggelar upacara wisuda dan pelepasan mahasiswa secara resmi pada Senin, 21 April 2026. Acara yang berlangsung di Aula Utama Kampus Pusat ini menandai berakhirnya masa studi 347 mahasiswa Fakultas Perikanan yang terdiri dari lulusan program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Akuakultur, dan Manajemen Sumber Daya Perikanan.
Kehadiran Para Rektor, Dekan, dan Pejabat Daerah turut meramaikan momen bersejarah ini. Suasana solemn namun meriah terasa di seluruh ruangan dengan kehadiran keluarga besar mahasiswa lulusan, dosen pembimbing akademik, dan karyawan universitas yang turut memeriahkan acara tersebut.
Wisuda tahun ini menjadi momentum penting bagi Universitas Muhammadiyah Kendari, mengingat Fakultas Perikanan terus berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan kelautan terdepan di kawasan Sulawesi Tenggara. Dengan lulusan yang terus bertambah setiap tahunnya, universitas ini semakin memperkuat komitmennya dalam menghasilkan tenaga profesional yang kompeten di bidang perikanan dan kelautan.
Sejarah Singkat Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Kendari
Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Kendari didirikan pada tahun 2008 sebagai respons atas kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor perikanan Indonesia. Kendari, sebagai salah satu kota pelabuhan terpenting di kawasan timur Indonesia, memiliki potensi maritim yang luar biasa. Keputusan untuk membuka Fakultas Perikanan dianggap strategis dalam mengembangkan sumber daya manusia yang paham dengan industri perikanan modern.
Selama 18 tahun beroperasi, Fakultas Perikanan telah menghasilkan ribuan lulusan yang tersebar di berbagai industri perikanan, baik di sektor penangkapan ikan, budidaya laut, hingga pengolahan hasil perikanan. Banyak di antara alumni yang kini menjadi manajer dan pemimpin di industri perikanan nasional, bahkan beberapa telah membuka usaha sendiri di bidang akuakultur.
Momentum Wisuda dan Pelepasan Mahasiswa
Acara wisuda pada 21 April 2026 dimulai pukul 08.00 WITA dengan pembukaan resmi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Darwis Bantara, M.Si. Sebelum prosesi wisuda dimulai, para lulusan menjalani upacara pelepasan yang penuh makna, melambangkan transisi mereka dari mahasiswa menjadi alumni yang siap terjun ke dunia kerja dan membangun masa depan.
Para lulusan tampil percaya diri mengenakan toga hitam dengan band dan biret hitam sesuai dengan tradisi akademik Indonesia. Mereka berjalan teratur memasuki aula sambil orkestra memainkan lagu-lagu instrumental yang meriah. Antusiasme keluarga besar lulusan terlihat jelas dengan tepukan tangan yang meriah dan berbagai sorot kamera yang berkilauan.
Dalam prosesi wisuda, setiap mahasiswa dipanggil satu per satu untuk menerima ijazah dari Dekan Fakultas Perikanan, Dr. Ir. Suharni Abdullah, M.Sc. Momen pengambilan ijazah menjadi puncak kebanggaan bagi para orang tua yang telah mendukung perjalanan pendidikan anak-anak mereka selama empat tahun.
Pernyataan Pejabat Universitas
Prof. Dr. H. Darwis Bantara, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, memberikan sambutan yang penuh motivasi kepada para lulusan. “Hari ini adalah hari yang sangat bermakna bagi kita semua. Saya menyaksikan 347 mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan mereka di Fakultas Perikanan dengan berbagai prestasi. Mereka adalah generasi penerus yang akan membawa misi Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Prof. Darwis sambil menatap langsung para wisudawan yang duduk di depannya.
Lebih lanjut, Rektor menambahkan, “Indonesia memiliki potensi maritim yang sangat besar dengan garis pantai sepanjang 108 ribu kilometer. Namun, untuk memanfaatkan potensi ini secara optimal, kita membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dan beretika. Saya percaya bahwa para lulusan hari ini akan menjadi garda terdepan dalam mengembangkan industri perikanan yang berkelanjutan dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia.”
Dr. Ir. Suharni Abdullah, Dekan Fakultas Perikanan, juga menyampaikan pandangan spesifik tentang kontribusi yang diharapkan dari para lulusan. “Selama empat tahun di bangku kuliah, para lulusan telah mempelajari berbagai aspek perikanan mulai dari teknologi penangkapan yang ramah lingkungan, akuakultur intensif, hingga manajemen sumber daya perikanan yang berkelanjutan,” ungkapnya dalam sesi khusus dengan media.
“Kami telah memastikan bahwa kurikulum kami selalu relevan dengan kebutuhan industri. Oleh karena itu, kami berharap para lulusan tidak hanya bekerja di sektor perikanan konvensional, tetapi juga mampu berinovasi, menciptakan lapangan kerja baru, dan berkontribusi pada ekonomi biru Indonesia,” tambah Dekan Suharni dengan optimisme yang terpancar.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. H. Nur Hasan, M.Pd., menekankan pentingnya etika dan tanggung jawab sosial dalam setiap langkah karir para lulusan. “Universitas Muhammadiyah Kendari tidak hanya menghasilkan lulusan yang pintar secara akademis, tetapi juga lulusan yang memiliki integritas tinggi dan kepedulian sosial. Kami mengharapkan para lulusan membawa nilai-nilai Muhammadiyah dalam setiap tindakan dan keputusan profesional mereka,” demikian pernyataan Prof. Nur Hasan.
Profil Para Lulusan dan Program Studi
Dari 347 lulusan yang dilepas pada wisuda kali ini, mereka tersebar dalam tiga program studi utama Fakultas Perikanan. Program Studi Teknologi Hasil Perikanan menghasilkan 118 lulusan yang dilatih untuk mengolah dan menambah nilai hasil tangkapan ikan. Program Studi Akuakultur menghasilkan 124 lulusan yang menguasai teknik budidaya ikan dan organisme laut lainnya. Sementara itu, Program Studi Manajemen Sumber Daya Perikanan menghasilkan 105 lulusan yang dipersiapkan untuk mengelola sumber daya perikanan secara berkelanjutan.
Salah satu lulusan terbaik, Siti Nur Azizah dari Program Studi Akuakultur, meraih penghargaan sebagai wisudawan dengan prestasi akademik tertinggi dengan IPK 3,94. Dalam kesempatan bicara singkat, Siti menyampaikan rencananya untuk melanjutkan studi ke jenjang magister sekaligus menjalankan usaha budidaya udang vaname di daerah Mantigera, Kendari.
“Saya sangat bersyukur dengan ilmu yang telah saya peroleh dari Fakultas Perikanan. Saya melihat peluang besar dalam pengembangan akuakultur intensif di Sulawesi Tenggara. Setelah menyelesaikan magister, saya ingin menerapkan teknologi terkini dalam budidaya laut sambil tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Siti dengan penuh determinasi.
Lulusan lainnya, Rudi Hermawan dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, telah menerima penawaran kerja dari salah satu perusahaan pengolahan ikan terkemuka di Surabaya sebelum wisuda resmi berlangsung. “Saya merasa sangat terbantu dengan praktik industri yang diberikan oleh Fakultas Perikanan. Pengalaman magang saya di berbagai pabrik pengolahan ikan membuat saya siap langsung terjun ke dunia kerja,” kata Rudi dengan percaya diri.
Dampak Lulusan bagi Industri Perikanan Lokal dan Nasional
Kehadiran lulusan Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Kendari telah memberikan dampak signifikan bagi pengembangan industri perikanan di kawasan Sulawesi Tenggara. Data dari Pusat Karir dan Alumni Universitas menunjukkan bahwa tingkat employability lulusan Fakultas Perikanan mencapai 87 persen dalam waktu enam bulan setelah kelulusan. Angka ini menunjukkan bahwa lulusan sangat diminati oleh industri perikanan Indonesia.
Beberapa lulusan alumni bahkan telah mendirikan usaha sendiri di bidang perikanan. Direktorat Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kendari mencatat bahwa minimal 34 lulusan Fakultas Perikanan telah membuka usaha di sektor budidaya laut, pengolahan ikan, dan layanan perikanan lainnya dalam lima tahun terakhir. Kontribusi ini terbukti menciptakan lapangan kerja tambahan bagi masyarakat lokal.
“Lulusan Fakultas Perikanan kami telah menjadi aset berharga bagi pengembangan ekonomi maritim Sulawesi Tenggara. Mereka tidak hanya bekerja di industri besar, tetapi juga menciptakan inovasi dan lapangan kerja baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ungkap Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sulawesi Tenggara, Ir. Bambang Suryanto, M.P., yang hadir sebagai undangan khusus dalam acara wisuda tersebut.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Meskipun pencapaian tersebut membanggakan, Dekan Suharni mengakui masih ada tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah persiapan lulusan dalam menghadapi transformasi digital di industri perikanan. “Kami terus memperbarui kurikulum untuk memasukkan elemen teknologi informasi, data science, dan automation yang semakin penting dalam industri perikanan modern,” jelas Dekan Suharni.
Universitas juga berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama dengan industri perikanan internasional guna memberikan exposure yang lebih luas kepada mahasiswa. “Kami sedang mengembangkan program pertukaran mahasiswa dengan universitas perikanan terkemuka di Asia Tenggara dan Eropa. Ini akan memberikan wawasan global kepada mahasiswa kami,” tambahnya.
Pesan Motivasi untuk Para Lulusan
Dalam pesan penutupnya, Rektor Prof. Darwis memberikan motivasi yang dalam kepada para lulusan yang akan memulai babak baru dalam hidup mereka. “Dunia menanti kontribusi kalian. Jangan takut untuk bermimpi besar, tetapi tetap berpegang pada nilai-nilai etika dan integritas. Kesuksesan sejati bukan hanya diukur dari kekayaan materi, tetapi dari kontribusi nyata yang kalian berikan untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.”
Para lulusan diingatkan pula untuk tetap menjaga silaturahmi dengan almamater dan senantiasa siap berkontribusi dalam pengembangan Universitas Muhammadiyah Kendari di masa depan.
Penutup
Wisuda dan pelepasan mahasiswa Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Kendari pada 21 April 2026 telah menutup babak penting dalam perjalanan pendidikan 347 lulusan yang penuh harapan. Mereka kini siap menjadi bagian dari gerakan ekonomi biru Indonesia yang berkelanjutan, membawa ilmu, etika, dan inovasi ke berbagai sektor industri perikanan.
Dengan terus menghasilkan lulusan berkualitas tinggi, Universitas Muhammadiyah Kendari membuktikan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya mencetak profesional, tetapi juga pioneer dalam pengembangan industri maritim Indonesia. Seiring dengan berjalannya waktu, diharapkan lulusan-lulusan ini akan menjadi duta yang membawa nama baik almamater mereka sambil memberikan kontribusi nyata bagi kemakmuran Indonesia.
—
Penulis: [Nama Jurnalis]
Editor: [Nama Editor]
Terbit: 21 April 2026