KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Perikanan, mengambil langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan riset dengan menjalin kerja sama komprehensif bersama tiga perusahaan industri perikanan multinasional. Penandatanganan memorandum of understanding (MOU) dilaksanakan pada Rabu, 23 April 2026, bertempat di Aula Utama Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari dengan menghadirkan pejabat pemerintah, akademisi, dan industri perikanan.
Kerja sama yang ditandatangani melibatkan PT Samudra Nusantara Sejahtera (SNS), PT Perikanan Terpadu Indonesia (PTI), dan Sinar Mas Aquaculture Indonesia (SMAI), yang merupakan pemain utama dalam industri perikanan nasional dan internasional. Kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan ekosistem pembelajaran berbasis industri yang mengintegrasikan pengalaman praktis mahasiswa dengan kebutuhan pasar kerja global.
Menurut Dr. Ir. Bambang Sutrisno, M.Sc., Dekan Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Kendari, kerja sama ini merupakan wujud nyata dari komitmen universitas untuk menghadirkan pendidikan berkualitas tinggi yang relevan dengan perkembangan industri. “Kami memahami bahwa industri perikanan modern membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang siap terjun langsung ke lapangan,” ujar Dekan Bambang dalam sambutan pembukaan acara penandatanganan MOU.
Lebih lanjut, Dekan Bambang menjelaskan bahwa melalui kerjasama strategis ini, mahasiswa Fakultas Perikanan akan mendapatkan kesempatan untuk melakukan magang berjenjang di fasilitas-fasilitas modern milik ketiga perusahaan. “Selain magang, kami juga akan mengembangkan kurikulum bersama yang disesuaikan dengan standar internasional dan kebutuhan industri. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun talenta-talenta unggul di bidang perikanan,” tambahnya dengan penuh keyakinan.
Kerja sama ini mencakup beberapa aspek penting, antara lain program magang terstruktur, pengembangan kurikulum bersama, sertifikasi internasional, penelitian dan pengembangan, serta kesempatan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Komitmen kemitraan ini juga meliputi pembentukan innovation lab di kampus yang akan didukung sepenuhnya oleh mitra industri untuk mengembangkan teknologi perikanan berkelanjutan.
PT Samudra Nusantara Sejahtera, sebagai perusahaan dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di industri perikanan tangkap, akan memberikan fokus pada pengembangan teknologi penangkapan ikan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Direktur Operasional PT SNS, Ir. Hendra Wijaya, M.Eng., mengatakan bahwa perusahaannya sangat antusias untuk berbagi pengetahuan dengan generasi muda penerus industri perikanan.
“PT Samudra Nusantara Sejahtera telah melihat potensi luar biasa dalam mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari. Kami percaya bahwa dengan pendidikan yang tepat dan mentoring langsung dari praktisi industri, mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan dalam industri perikanan nasional dan global,” ungkap Ir. Hendra dalam wawancara eksklusif setelah penandatanganan MOU.
Perusahaan kedua, PT Perikanan Terpadu Indonesia, yang berfokus pada akuakultur dan budidaya ikan, akan memberikan kontribusi utama dalam pengembangan program magang di fasilitas budidaya ikan modern mereka yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. General Manager PT PTI untuk wilayah Sulawesi, Dra. Sri Suryanti, mengakui pentingnya sinergi antara dunia akademis dan industri.
“Melalui program ini, para mahasiswa tidak hanya belajar teknik budidaya ikan yang baik dan benar, tetapi juga memahami aspek bisnis, manajemen sumber daya, dan tanggung jawab lingkungan yang menjadi nilai inti perusahaan kami. Kami juga berkomitmen untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu agar pendidikan berkualitas dapat diakses oleh semua kalangan,” jelas Dra. Sri dalam pertemuan press conference yang diadakan pasca penandatanganan dokumen.
Sementara itu, Sinar Mas Aquaculture Indonesia, sebagai perusahaan dengan standar internasional dalam pengelolaan sumber daya perikanan, akan membawa fokus pada sustainability dan sertifikasi internasional. Kepala Divisi Pendidikan dan Pengembangan SDM Sinar Mas Aquaculture, Ing. Rudi Hartanto, S.T., menekankan pentingnya adaptasi mahasiswa terhadap standar global dalam industri perikanan.
“Industri perikanan modern tidak hanya berbicara tentang produksi dan profit. Kami harus bertanggung jawab terhadap lingkungan, keberlanjutan sumber daya ikan, dan kesejahteraan masyarakat lokal. Program ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai tersebut sejak awal dalam pendidikan para calon profesional perikanan,” tukas Ing. Rudi dengan penuh penekanan.
Dampak Langsung bagi Mahasiswa dan Institusi
Kerja sama strategis ini diharapkan akan memberikan dampak signifikan bagi mahasiswa Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Kendari. Salah satu mahasiswa tingkat akhir, Muhammad Rizki Prasetya, mengungkapkan antusiasmenya terhadap peluang yang dibuka melalui kerjasama ini. “Sebagai mahasiswa perikanan, saya sangat bersyukur karena kini ada kesempatan untuk belajar langsung dari para ahli industri. Ini akan membantu saya mempersiapkan diri lebih baik sebelum memasuki dunia kerja profesional,” katanya dengan optimisme.
Struktur program magang yang telah dirancang menawarkan tiga tingkatan, yakni magang observasi untuk mahasiswa semester lima, magang terapan untuk mahasiswa semester enam, dan magang profesional untuk mahasiswa semester tujuh. Setiap tahap dirancang untuk memberikan pengalaman yang semakin mendalam dan bertanggung jawab dalam lingkungan industri nyata.
Selain itu, ketiga perusahaan mitra telah berkomitmen untuk menyediakan fasilitas pelatihan dan workshop reguler di kampus Universitas Muhammadiyah Kendari. Ini akan memberikan akses langsung kepada mahasiswa untuk belajar dari praktisi industri terkemuka tanpa harus meninggalkan kampus. Workshop ini akan mencakup topik-topik seperti teknologi fishing terkini, manajemen kualitas air dalam budidaya, sistem traceability internasional, dan strategi pemasaran produk perikanan global.
Dr. Ir. Bambang Sutrisno, dalam diskusi lanjutan bersama media, juga menyebutkan bahwa kerjasama ini akan memperkuat posisi Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai pusat pendidikan perikanan terkemuka di Indonesia Timur. “Fakultas Perikanan kami telah menghasilkan ribuan lulusan yang tersebar di berbagai perusahaan perikanan terkemuka. Dengan kerjasama ini, kami yakin dapat meningkatkan kualitas lulusan dan menciptakan alumni-alumni yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab sosial yang kuat,” pungkasnya.
Program Penelitian dan Inovasi
Aspek penelitian menjadi pilar penting dalam kerjasama ini. Ketiga mitra industri telah menyepakati pembentukan research hub yang akan fokus pada pengembangan teknologi perikanan berkelanjutan, diversifikasi produk perikanan, dan optimalisasi manajemen sumber daya ikan. Dana riset yang dialokasikan untuk tahun pertama mencapai 2,5 miliar rupiah, dengan rencana peningkatan pada tahun-tahun berikutnya.
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. Sulaiman Hasim, M.S., menyambut baik inisiatif penelitian bersama ini. “Penelitian yang kami lakukan akan memiliki relevansi langsung dengan kebutuhan industri, sehingga hasilnya dapat segera diaplikasikan. Ini adalah model penelitian yang sangat produktif dan berkelanjutan,” ungkap Prof. Sulaiman dalam kesempatan yang sama.
Peluang Karir dan Penyerapan Lulusan
Salah satu keuntungan signifikan dari kerjasama ini adalah peningkatan peluang karir bagi lulusan Fakultas Perikanan. Ketiga perusahaan mitra telah menyatakan komitmen untuk menyerap lulusan terbaik dari universitas ini sebagai bagian dari strategi perekrutan SDM mereka. Ini tentu menjadi berita gembira bagi mahasiswa yang akan segera lulus dan mencari pekerjaan.
Menurut data yang disampaikan oleh pihak manajemen PT Samudra Nusantara Sejahtera, pada tahun pertama kolaborasi ini, perusahaan berencana merekrut minimal 15 lulusan terbaik dari Fakultas Perikanan. PT Perikanan Terpadu Indonesia dan Sinar Mas Aquaculture Indonesia juga mengumumkan komitmen serupa dengan target masing-masing 12-15 lulusan per tahun.
Ketua Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Ir. Supratman, M.Sc., Ph.D., mengatakan bahwa transparansi dalam kerja sama ini akan membantu mahasiswa memahami ekspektasi industri sejak dini. “Mahasiswa akan tahu persis apa yang diharapkan industri dari mereka. Dengan pengetahuan ini, mereka dapat mempersiapkan diri dengan lebih strategis selama masa studi mereka,” jelas Ir. Supratman.
Visi Jangka Panjang
Melalui kerjasama strategis ini, Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki visi jangka panjang untuk menjadi institusi pendidikan perikanan kelas dunia yang menghasilkan lulusan-lulusan berkompeten tinggi. Selain itu, kampus ini berharap dapat menjadi pusat inovasi dan riset perikanan yang diakui secara internasional.
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. M. Saleh Masing, S.H., M.H., dalam acara penandatanganan MOU, menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan dan industri untuk kemajuan bersama. “Kerjasama seperti ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk memberikan pendidikan yang relevan dan berkualitas. Kami juga percaya bahwa kolaborasi ini akan membawa dampak positif bagi pengembangan industri perikanan secara keseluruhan, baik di level nasional maupun global,” ujar Prof. M. Saleh dengan nada yang meyakinkan.
Kesimpulan
Penandatanganan MOU antara Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Perikanan, dengan PT Samudra Nusantara Sejahtera, PT Perikanan Terpadu Indonesia, dan Sinar Mas Aquaculture Indonesia pada 23 April 2026 menandai era baru dalam pendidikan perikanan di Indonesia Timur. Kerjasama strategis ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, tetapi juga akan menciptakan jembatan yang lebih kuat antara akademis dan industri.
Dengan program magang terstruktur, pengembangan kurikulum bersama, fasilitas riset modern, dan komitmen penyerapan lulusan, mahasiswa Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Kendari akan memiliki keuntungan kompetitif yang signifikan di pasar kerja global. Kerjasama ini juga merupakan investasi berharga bagi ketiga perusahaan mitra untuk mengembangkan talenta-talenta unggul yang akan mendorong inovasi dan pertumbuhan industri perikanan ke depannya.
Dengan semangat kolaborasi yang tinggi dari semua pihak, diharapkan kerjasama ini akan menjadi model yang dapat ditiru oleh institusi pendidikan lain dan menjadi katalis bagi kemajuan industri perikanan Indonesia yang lebih berkelanjutan dan kompetitif di kancah internasional.