Fakultas Perikanan Unmuh Kendari Gelar Seminar Internasional Keberlanjutan Perikanan: Menghadirkan Ahli dari Tiga Negara

Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Fakultas Perikanan, menyelenggarakan Seminar Internasional bertema “Strategi Keberlanjutan Perikanan di Era Perubahan Iklim: Perspektif Masyarakat Pesisir Pasifik” pada Senin, 7 April 2026. Acara yang berlangsung di Aula Besar Kampus Unmuh Kendari di Jalan Sultan Hasanuddin ini menghadirkan pembicara internasional dari Indonesia, Filipina, dan Australia, serta melibatkan lebih dari 500 peserta dari berbagai lembaga akademik, pemerintah, dan komunitas nelayan.

Seminar selama sehari penuh ini merupakan kolaborasi strategis antara Fakultas Perikanan Unmuh Kendari dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), serta beberapa universitas terkemuka di kawasan Asia Pasifik. Penyelenggaraan acara akademik berskala internasional ini mencerminkan komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam meningkatkan kualitas penelitian dan pendidikan perikanan yang relevan dengan tantangan global, khususnya dalam menghadapi perubahan iklim yang berdampak langsung terhadap sektor perikanan di kawasan tropis.

Latar Belakang dan Urgensi Seminar

Sektor perikanan menjadi salah satu tulang punggung ekonomi Indonesia, terlebih bagi masyarakat di Sulawesi Tenggara. Sebagai daerah dengan garis pantai yang panjang, Kendari dan sekitarnya memiliki potensi sumber daya laut yang melimpah. Namun, potensi ini menghadapi ancaman serius akibat perubahan iklim, overfishing, degradasi habitat laut, dan perubahan pola arus laut yang berdampak pada produktivitas perikanan.

Menurut data yang dipaparkan dalam proposal seminar, dalam dua dekade terakhir, tangkapan ikan di perairan Sulawesi Tenggara menunjukkan tren fluktuatif yang mengkhawatirkan. Perubahan suhu laut, asidifikasi, dan kondisi cuaca ekstrem menjadi faktor utama yang meningkatkan ketidakpastian bagi para nelayan. Oleh karena itu, diperlukan forum akademik yang mempertemukan para ahli, praktisi, dan pengambil kebijakan untuk merancang solusi inovatif dan berkelanjutan.

Dekan Fakultas Perikanan Unmuh Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Bambang Suryanto, M.S., menjelaskan bahwa seminar internasional ini dirancang sebagai platform pertukaran pengetahuan dan pengalaman dari berbagai negara yang menghadapi tantangan serupa.

“Kami memilih topik keberlanjutan perikanan karena relevansinya dengan konteks lokal dan global. Mitra-mitra kami dari Filipina dan Australia memiliki pengalaman berharga dalam mengelola sumber daya perikanan di tengah tekanan perubahan iklim. Melalui seminar ini, mahasiswa, dosen, dan praktisi kami dapat belajar dari best practices internasional dan kemudian mengadaptasinya sesuai konteks Sulawesi Tenggara,” ujar Prof. Bambang dalam wawancara eksklusif pada hari pembukaan acara.

Pembicara Internasional dan Materi Utama

Pembicara utama (keynote speaker) seminar ini adalah Dr. Maria Santos, seorang pakar perikanan berkelanjutan dari Universitas Negeri Cebu, Filipina, yang telah mengabdikan dua dekade terakhir untuk penelitian ekosistem laut tropis. Dalam presentasinya berjudul “Adaptasi Komunitas Nelayan Terhadap Volatilitas Hasil Tangkapan,” Dr. Santos membagikan studi kasus dari Filipina mengenai bagaimana masyarakat pesisir mengorganisir diri dalam kelompok usaha bersama untuk meningkatkan ketahanan ekonomi mereka.

“Komunitas nelayan di Filipina telah mengembangkan sistem rotasi penangkapan yang mempertimbangkan musim pemijahan ikan. Mereka juga berinvestasi dalam diversifikasi mata pencaharian, seperti budidaya rumput laut dan pariwisata bahari. Model ini terbukti meningkatkan pendapatan rata-rata keluarga nelayan sebesar 35 persen dalam lima tahun terakhir,” jelas Dr. Santos dalam presentasinya yang diterjemahkan secara real-time ke Bahasa Indonesia.

Pembicara kedua adalah Prof. James Mitchell dari Universitas Teknologi Sydney (UTS), Australia, yang memimpin pusat penelitian tentang adaptasi industri perikanan terhadap perubahan iklim. Prof. Mitchell mempresentasikan hasil riset terbaru mengenai penggunaan teknologi artificial intelligence dan machine learning untuk memprediksi pergerakan populasi ikan dengan akurasi tinggi.

“Data yang kami kumpulkan dari tiga puluh tahun menunjukkan pola pergerakan ikan yang terkorelasi dengan fluktuasi suhu permukaan laut, kadar oksigen terlarut, dan fase monsun. Dengan mengintegrasikan data-data ini ke dalam model machine learning, kami dapat membantu nelayan merencanakan waktu dan lokasi penangkapan yang optimal, sekaligus mengurangi effort penangkapan yang sia-sia,” papar Prof. Mitchell dengan proyeksi data visual yang detail.

Pembicara ketiga adalah Dr. Sunardi, Ph.D., dari Balai Riset dan Observasi Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, yang berbasis di Jakarta. Dr. Sunardi menyajikan kebijakan pemerintah terkini dalam pengelolaan perikanan berkelanjutan, termasuk program sertifikasi Marine Stewardship Council (MSC) dan upaya peningkatan kapasitas teknologi pelabuhan perikanan di seluruh Indonesia.

“Pemerintah telah mengalokasikan anggaran signifikan untuk modernisasi sistem pelabuhan perikanan dan pelatihan nelayan dalam praktik tangkapan berkelanjutan. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan, terutama koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan masyarakat nelayan. Oleh karena itu, universitas seperti Unmuh Kendari memiliki peran penting sebagai jembatan antara berbagai stakeholder,” ujar Dr. Sunardi.

Rangkaian Acara dan Partisipasi

Seminar diselenggarakan dalam beberapa sesi, dimulai dengan pembukaan resmi pada pukul 08.00 pagi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Drs. Azman, M.M. Dalam pidatonya, Rektor menekankan pentingnya peran universitas dalam memberikan solusi nyata terhadap permasalahan sosial dan lingkungan.

“Universitas Muhammadiyah Kendari berdiri di tengah komunitas dengan potensi maritim yang luar biasa. Kami memiliki tanggung jawab moral untuk menghasilkan penelitian dan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat pesisir. Seminar internasional ini adalah bukti nyata komitmen kami tersebut,” ucap Prof. Azman.

Setelah sesi pembukaan, acara berlanjut dengan tiga sesi paralel yang membahas topik spesifik, yaitu: Teknologi dan Inovasi dalam Perikanan Berkelanjutan, Kebijakan dan Regulasi Perikanan, serta Pemberdayaan Komunitas Nelayan dan Ketahanan Sosial-Ekonomi. Masing-masing sesi dilengkapi dengan presentasi peneliti, diskusi interaktif, dan tanya-jawab dengan para ahli.

Pada sesi sore, diadakan panel diskusi bertajuk “Peran Universitas dalam Mendukung Transisi Perikanan Berkelanjutan” yang melibatkan para pembicara internasional, pejabat pemerintah, dan akademisi lokal. Diskusi dipandu oleh Dr. Eka Noorrahmat, M.Sc., seorang profesor di Fakultas Perikanan yang juga menjalankan berbagai proyek riset kolaboratif dengan nelayan lokal.

“Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta sangat menggambarkan kekhawatiran nyata mereka. Ada mahasiswa yang bertanya tentang bagaimana dia bisa membantu orang tuanya yang merupakan nelayan untuk beradaptasi dengan perubahan iklim. Ada juga perwakilan dinas perikanan yang ingin mengetahui langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan kecil. Seminar ini benar-benar menjadi platform dialog yang bermakna,” ungkap Dr. Eka setelah acara selesai.

Webinar Pelengkap dan Aksesibilitas

Mengingat keterbatasan kapasitas venue dan untuk memperluas jangkauan, panitia juga menyelenggarakan tiga seri webinar gratis pada tanggal 9, 11, dan 14 April 2026, dengan menghadirkan pembicara yang sama atau berbeda untuk membahas aspek-aspek spesifik. Webinar ini dibuka untuk peserta dari seluruh Indonesia dan bahkan dari luar negeri, dengan registrasi yang dapat diakses melalui website resmi Universitas Muhammadiyah Kendari.

Inisiatif menambah seri webinar ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Ketua Program Studi Perikanan, Dr. Ir. Hasanuddin, M.S., mengatakan bahwa webinar adalah usaha untuk demokratisasi akses terhadap pengetahuan.

“Tidak semua orang memiliki kemampuan finansial atau geografis untuk hadir secara langsung di Kendari. Melalui webinar, kami dapat menjangkau mahasiswa dari Ambon, Jakarta, Medan, hingga Kupang. Kami juga menerima registrasi dari peserta di Timor Leste dan Malaysia yang tertarik dengan topik ini. Ini menunjukkan relevansi tema kami di tingkat regional,” jelas Dr. Hasanuddin.

Kuliah Umum dan Diskusi Komunitas

Sebagai bagian dari acara yang lebih luas, pada Selasa, 8 April 2026, Fakultas Perikanan juga menyelenggarakan kuliah umum terbuka untuk masyarakat luas dengan pembicara Prof. James Mitchell. Kuliah umum ini diadakan di Aula Merah Kampus Unmuh Kendari dengan antusiasme peserta yang tinggi, mencakai lebih dari 800 orang yang terdiri dari mahasiswa, nelayan, perwakilan industri pengolahan ikan, dan ibu rumah tangga dari komunitas pesisir.

Sesi kuliah umum ini dirancang dengan bahasa yang lebih aksesibel dan fokus pada contoh-contoh praktis yang dapat langsung diterapkan. Prof. Mitchell mendemonstrasikan aplikasi mobile sederhana yang dapat membantu nelayan mengakses data cuaca dan prediksi hasil tangkapan. Penonton sangat antusias, terutama ketika Prof. Mitchell menunjukkan bagaimana nelayan lokal dapat menggunakan smartphone mereka untuk mengakses informasi strategis tanpa memerlukan investasi besar dalam infrastruktur teknologi canggih.

“Yang paling menarik adalah ketika Prof. Mitchell mengatakan bahwa teknologi yang kami ciptakan harus melayani nelayan, bukan malah memberatkan mereka. Ini sejalan dengan nilai-nilai Muhammadiyah tentang memberdayakan masyarakat,” kata Ibu Siti Nuraini, seorang nelayan perempuan yang hadir dalam kuliah umum tersebut.

Dampak dan Harapan ke Depan

Penyelenggaraan seminar internasional skala besar ini diharapkan dapat menghasilkan beberapa dampak konkret. Pertama, penyusunan rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada Pemerintah Daerah Sulawesi Tenggara dan Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait pengelolaan sumber daya perikanan berkelanjutan di kawasan. Kedua, penjaringan topik-topik riset kolaboratif antara Unmuh Kendari dengan universitas mitra internasional yang dapat didanai melalui berbagai skema beasiswa dan grant internasional.

Ketiga, peningkatan kapasitas mahasiswa dan dosen melalui interaksi langsung dengan pakar internasional, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan penelitian yang dihasilkan. Dalam jangka panjang, seminar ini direncanakan menjadi event tahunan yang memperkuat posisi Fakultas Perikanan Unmuh Kendari sebagai pusat keunggulan (center of excellence) dalam bidang perikanan berkelanjutan di tingkat Asia Pasifik.

“Kami menargetkan tiga publikasi bersama dalam jurnal internasional bereputasi dalam tahun ini sendiri. Kami juga sedang mengembangkan proposal untuk program pertukaran dosen dan mahasiswa dengan universitas mitra di Filipina dan Australia. Seminar ini adalah awal dari kerjasama jangka panjang yang berkelanjutan,” tutur Prof. Bambang Suryanto dengan optimisme yang tulus.

Penutup

Seminar Internasional Keberlanjutan Perikanan yang diselenggarakan oleh Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Kendari pada 7 April 2026 menunjukkan bahwa institusi pendidikan lokal memiliki kapasitas untuk menyelenggarakan acara akademik berstatus internasional yang memberikan nilai tambah bagi komunitas lokal maupun global. Dengan menghadirkan praktisi dan ahli terkemuka dari berbagai negara, acara ini telah membuka dialog penting tentang masa depan perikanan berkelanjutan di era perubahan iklim.

Bagi mahasiswa yang menghadiri, seminar ini menjadi pengalaman berharga dalam melihat relevansi disiplin ilmu yang mereka pelajari dengan isu-isu nyata yang dihadapi masyarakat. Bagi dosen dan peneliti, acara ini adalah kesempatan untuk memperluas jaringan kolaborasi dan akses terhadap pengetahuan terdepan. Bagi masyarakat nelayan, seminar ini membawa harapan bahwa pengetahuan ilmiah dan teknologi dapat menjadi alat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui langkah ini, telah membuktikan bahwa universitas bukanlah menara gading yang terpisah dari masyarakat, melainkan institusi yang aktif terlibat dalam mencari solusi bersama terhadap permasalahan kehidupan nyata. Dengan semangat yang sama, Fakultas Perikanan siap melanjutkan perjalanan dalam mendukung pembangunan perikanan berkelanjutan yang sejalan dengan visi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya Goal 14 tentang Kehidupan Bawah Air.

More From Author

Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Beasiswa Komprehensif untuk Mahasiswa Perikanan, Target Bantu 500 Peserta Didik

Universitas Muhammadiyah Kendari Perkuat Infrastruktur Akademik dengan Pembangunan Laboratorium Perikanan dan Gedung Bertingkat Senilai Rp 47 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw