KENDARI – Prestasi gemilang kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya dari Fakultas Perikanan. Dalam rentang tiga bulan terakhir, tidak kurang dari lima mahasiswa berhasil memenangkan berbagai kompetisi bergengsi baik di tingkat nasional maupun internasional. Pencapaian luar biasa ini membuktikan komitmen kampus dalam mengembangkan sumber daya manusia yang kompetitif dan inovatif di bidang perikanan.
Serangkaian penghargaan tersebut diraih melalui kerja keras, dedikasi, dan bimbingan intensif dari dosen-dosen berpengalaman di Fakultas Perikanan. Dari kompetisi desain teknologi penangkapan ikan ramah lingkungan hingga presentasi karya tulis ilmiah tentang manajemen budidaya perikanan berkelanjutan, mahasiswa Unismuh Kendari konsisten menunjukkan kualitas akademik dan inovasi yang patut dibanggakan.
Pencapaian Signifikan di Ajang Kompetisi
Momentum prestasi dimulai pada Maret 2026 lalu, ketika dua mahasiswa Fakultas Perikanan berhasil meraih medali emas dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Perikanan Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta. Mereka adalah Rizki Pratama (Semester 6) dan Siti Nurhaliza (Semester 8), yang menghadirkan inovasi sistem otomasi pemberi pakan ikan berbasis artificial intelligence untuk meningkatkan efisiensi budidaya di keramba.
Inovasi yang mereka ciptakan mampu mengurangi pemborosan pakan hingga 35 persen dan meningkatkan pertumbuhan ikan hingga 28 persen dibandingkan metode konvensional. Protipe teknologi ini telah mendapat sambutan positif dari beberapa kelompok petani ikan di Sulawesi Tenggara dan bahkan tertarik untuk dilakukan ujicoba skala komersial.
Tidak berhenti di situ, tiga mahasiswa lainnya dari Fakultas Perikanan juga berhasil meraih prestasi gemilang di ajang internasional. Ihsan Maulana (Semester 7), Fitra Wijaya (Semester 6), dan Dian Puspitasari (Semester 8) meraih Silver Award dalam International Aquaculture Innovation Competition 2026 yang berlangsung di Bangkok, Thailand pada awal April lalu. Mereka dipilih dari lebih dari 120 peserta yang berasal dari 25 negara di seluruh Asia Pasifik.
Karya mereka berfokus pada pengembangan pakan ikan alternatif berbahan baku limbah pertanian lokal yang diperkaya dengan nutrien sintetis, menciptakan solusi berkelanjutan sekaligus ekonomis untuk petani ikan skala kecil dan menengah. Penelitian selama satu tahun ini telah menghasilkan dua publikasi ilmiah di jurnal internasional terakreditasi dan satu paten pending.
Ekosistem Akademik yang Mendukung
Keberhasilan mahasiswa ini bukan semata kebetulan, melainkan hasil dari ekosistem akademik yang kuat di Fakultas Perikanan Unismuh Kendari. Sejak kurikulum 2021, fakultas telah mengintegrasikan kompetensi inovasi dan entrepreneurship ke dalam setiap mata kuliah, menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis dan kreatif.
“Kami percaya bahwa mahasiswa bukan hanya penerima pengetahuan, tetapi juga penghasil solusi nyata untuk industri perikanan,” ungkap Dr. Rusli Sabaruddin, Dekan Fakultas Perikanan Unismuh Kendari dalam wawancara eksklusif pada Kamis, 10 April 2026.
Lebih lanjut, Dekan Rusli menjelaskan bahwa institusi telah mengalokasikan dana penelitian dan pengembangan sebesar 2,5 miliar rupiah khusus untuk mendukung kegiatan riset mahasiswa selama tahun akademik 2025-2026. “Alokasi dana ini tidak hanya untuk kegiatan penelitian formal, tetapi juga untuk memberi kesempatan kepada mahasiswa mengikuti kompetisi, seminar internasional, dan workshop di berbagai institusi terkemuka,” tambahnya.
Direktur Riset dan Pengembangan Unismuh Kendari, Prof. Dr. Hendra Wijaya, juga memberikan komentar positif tentang pencapaian mahasiswa Fakultas Perikanan. “Prestasi yang diraih mahasiswa ini menunjukkan bahwa universitas kami mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan untuk berinovasi dan berkontribusi pada pembangunan industri perikanan nasional,” kata Prof. Hendra dalam pernyataannya pada 11 April 2026.
Peran Mentoring dan Bimbingan Intensif
Salah satu faktor kunci kesuksesan mahasiswa Unismuh Kendari adalah program mentoring intensif yang dijalankan oleh Fakultas Perikanan. Setiap mahasiswa yang terlibat dalam kompetisi mendapat bimbingan dari minimal dua dosen pembimbing yang berspesialisasi di bidang terkait penelitian mereka.
Dr. Bambang Susanto, salah satu dosen pembimbing Rizki Pratama dan Siti Nurhaliza, mengatakan bahwa proses bimbingan berlangsung intens selama delapan bulan sebelum kompetisi nasional dimulai. “Kami tidak hanya membahas aspek teknis penelitian, tetapi juga melatih mereka untuk mempresentasikan ide dengan bahasa yang jelas dan menarik bagi audiens yang beragam,” jelasnya.
Menurut Dr. Bambang, kesuksesan mahasiswa dalam kompetisi adalah hasil dari kombinasi bakat natural, kerja keras, dan bimbingan yang sistematis. “Rizki dan Siti memiliki passion yang tinggi terhadap inovasi teknologi perikanan. Tugas kami sebagai pembimbing adalah memberikan arahan, menyediakan resources, dan membuka akses ke narasumber atau institusi yang relevan,” ungkapnya lebih lanjut.
Dampak Positif bagi Industri Perikanan Lokal
Prestasi mahasiswa Unismuh Kendari ini juga membawa dampak positif langsung bagi pengembangan industri perikanan di Kendari dan sekitarnya. Teknologi otomasi pemberi pakan ikan yang dikembangkan Rizki dan Siti telah menarik minat dari Kelompok Tani Perikanan Maju Jaya di Kendari untuk melakukan kolaborasi pengembangan lebih lanjut.
Ketua Kelompok Tani Perikanan Maju Jaya, Muh. Syaiful Rahman, menyatakan antusiasmenya atas inovasi yang dikembangkan mahasiswa Unismuh Kendari. “Kami sudah mencoba prototype teknologi ini di tiga lokasi budidaya kami, dan hasilnya sangat memuaskan. Efisiensi pakan meningkat signifikan, dan yang lebih penting, kesehatan ikan terlihat lebih baik,” kata Muh. Syaiful.
Lebih dari itu, Muh. Syaiful menekankan pentingnya kolaborasi antara akademis dan praktisi industri. “Universitas Muhammadiyah Kendari telah menunjukkan komitmen nyata untuk menjadi mitra industri dalam mengembangkan solusi yang praktis dan bermanfaat. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan menghasilkan lebih banyak inovasi yang dapat diadopsi oleh petani ikan di daerah kami,” tambahnya.
Motivasi dan Pesan untuk Mahasiswa Lain
Rizki Pratama, salah satu pemenang penghargaan, berbagi pengalamannya tentang perjalanan menuju kesuksesan. “Awalnya, saya merasa ide kami hanyalah percobaan kecil yang mungkin tidak akan membawa hasil. Namun, dengan dukungan dari Dr. Bambang dan seluruh tim, kami terus mengembangkan ide tersebut dengan data dan bukti empiris yang kuat,” ujar Rizki.
Menurutnya, kunci kesuksesan adalah konsistensi dan keberanian untuk mengambil risiko dalam berinovasi. “Tidak semua ide yang kita buat akan sempurna dari awal. Ada proses trial and error yang panjang, ada kegagalan yang menjadi pembelajaran. Namun, jika kita tetap fokus pada target dan mau belajar dari setiap kesalahan, pasti ada hasil yang memuaskan,” tambah mahasiswa semester 6 ini dengan antusias.
Siti Nurhaliza juga memberikan pesan inspiratif untuk mahasiswa lain yang memiliki ide inovatif. “Jangan malu untuk menceritakan ide kalian kepada dosen atau mentor. Universitas punya berbagai resources yang bisa mendukung pengembangan ide. Yang terpenting adalah keberanian untuk memulai dan ketekunan untuk menyelesaikannya,” tutur Siti dengan penuh percaya diri.
Rencana Pengembangan Lebih Lanjut
Dekan Rusli Sabaruddin menginformasikan bahwa Fakultas Perikanan memiliki rencana ambisius untuk tahun akademik mendatang. Rencananya, fakultas akan membentuk innovation hub khusus yang fokus pada pengembangan teknologi dan inovasi di bidang perikanan berkelanjutan. Hub ini akan berfungsi sebagai tempat bertemu mahasiswa, dosen, dan praktisi industri untuk mengembangkan ide-ide inovatif menjadi produk atau layanan nyata.
“Kami juga sedang mengusulkan program double degree dengan universitas mitra di Thailand dan Singapura yang memiliki keunggulan dalam program perikanan. Ini akan memberi kesempatan kepada mahasiswa kami untuk belajar dari best practices internasional dan membangun networking yang lebih luas,” jelas Dekan Rusli.
Selain itu, Fakultas Perikanan juga merencanakan pendirian laboratorium aquaculture technology yang lebih modern dan lengkap dengan peralatan terkini. Investasi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas riset mahasiswa dan dosen dalam mengembangkan teknologi perikanan masa depan.
Kesimpulan
Pencapaian mahasiswa Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Kendari di berbagai kompetisi nasional dan internasional merupakan bukti nyata dari komitmen institusi dalam mengembangkan talenta muda yang inovatif dan kompetitif. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi kampus, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan industri perikanan Indonesia di tingkat nasional maupun global.
Dengan dukungan yang tepat dari institusi, bimbingan intensif dari dosen, dan semangat tinggi dari mahasiswa sendiri, diharapkan prestasi ini dapat terus berlanjut dan bahkan melampaui pencapaian sebelumnya. Universitas Muhammadiyah Kendari terus menunjukkan dedikasinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga menjadi agent of change dalam mengembangkan solusi inovatif untuk tantangan industri perikanan masa depan.
—
Kata kunci artikel: Mahasiswa berprestasi, Universitas Muhammadiyah Kendari, Fakultas Perikanan, kompetisi nasional, kompetisi internasional, inovasi teknologi perikanan, award 2026, prestasi akademik, budidaya perikanan berkelanjutan.