KENDARI — Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Kendari mencatat prestasi gemilang dalam gelaran Festival Seni Budaya dan Olahraga Tingkat Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan pada 10-14 April 2026 lalu. Delegasi mahasiswa dari fakultas yang terletak di Jalan Sultan Qaimuddin, Kendari ini berhasil meraih lima medali, terdiri dari dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu di berbagai cabang pertandingan.
Pencapaian luar biasa ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi institusi pendidikan tinggi tertua di Sulawesi Tenggara. Para mahasiswa Fakultas Perikanan Unismuh Kendari mengikuti berbagai kompetisi mulai dari cabang olahraga tradisional, seni tari modern, hingga lomba desain grafis yang mencerminkan warisan budaya maritim Sulawesi Tenggara.
Ketua Delegasi Universitas Muhammadiyah Kendari, Dr. Ir. Suparno, M.Si., yang juga merupakan Dekan Fakultas Perikanan, mengungkapkan kebanggaannya terhadap dedikasi mahasiswa. “Prestasi ini bukan sekadar trofi atau medali yang menghiasi display case di ruang dekanat. Lebih dari itu, ini merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa kami memiliki kemampuan integritas tinggi, baik dalam akademik maupun dalam mengembangkan potensi di bidang seni dan olahraga,” ujar Suparno saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (15/04/2026).
### Cabang-Cabang Juara
Medali emas pertama diraih oleh tim sepak bola putri Unismuh Kendari yang terdiri dari sebagian besar mahasiswa Fakultas Perikanan. Mereka berhasil mengalahkan tim dari Universitas Haluoleo Kendari dengan skor 3-2 dalam laga final yang berlangsung sangat dramatis di Stadion Baruga, Kendari. Tim yang dilatih oleh Eka Putra, seorang lulusan dari Akademi Kepelatihan Olahraga Indonesia, menampilkan permainan yang solid dan penuh semangat.
Pemain kunci tim ini, Siti Nurhaliza, mahasiswa semester VI jurusan Teknologi Hasil Perikanan, mencetak dua gol dalam pertandingan final. “Saya sangat senang bisa berkontribusi untuk universitas dan fakultas. Semua teman-teman di tim sangat solid dan saling mendukung. Kami melatih keras selama tiga bulan sebelum turnamen ini dimulai,” ungkap Siti Nurhaliza dengan antusiasme yang tinggi.
Medali emas kedua diperoleh dari kategori seni tari tradisional yang menampilkan tari Poco-Poco yang dikoreografi ulang dengan sentuhan modern. Kelompok seni yang terdiri dari 12 penari ini, sebagian besar berasal dari mahasiswa Fakultas Perikanan angkatan 2023 dan 2024, berhasil memenangkan hati juri dengan presentasi yang memukau.
Koordinator Kelompok Seni Tari, Rahma Wijaya, mahasiswa semester IV Jurusan Manajemen Perikanan, menjelaskan proses kreatif mereka. “Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa perikanan tidak hanya mengerti tentang sumber daya laut, tetapi juga memahami dan menghargai budaya lokal. Gerakan-gerakan kami terinspirasi dari kehidupan masyarakat pesisir Kendari yang hidup dari laut,” kata Rahma dengan penuh pertimbangan.
Untuk medali perak, Universitas Muhammadiyah Kendari meraihnya melalui kompetisi bola voli putra dan lomba menulis cerpen. Tim bola voli putra, yang sebagian besar anggotanya merupakan mahasiswa Fakultas Perikanan, mempertahankan posisi sebagai runner-up setelah tiga tahun berturut-turut meraih medali emas dalam ajang serupa. Kepala Tim Olahraga Universitas Muhammadiyah Kendari, Bambang Irawan, M.Psi., menyatakan bahwa ini adalah proses pembelajaran yang penting.
“Medali perak kali ini justru memberikan motivasi lebih untuk tahun depan. Kompetisi tingkat regional memang semakin ketat dan butuh persiapan yang lebih matang. Kami sudah merencanakan program latihan intensif yang melibatkan atlet profesional,” jelas Bambang Irawan saat memberikan penjelasan di kantor Pusat Olahraga Kampus.
Lomba cerpen yang dimenangkan oleh Fachrul Rizki, mahasiswa semester V Jurusan Akuakultur, juga meraih medali perak. Cerpennya berjudul “Jejak Garam di Tepi Pantai” menceritakan perjuangan seorang nelayan tradisional dalam menghadapi perubahan iklim dan modernisasi. Kisah yang penuh makna ini resonan dengan tema festival tahun ini yang mengangkat “Keberlanjutan Sumber Daya Alam dan Pelestarian Budaya Lokal.”
### Riwayat Prestasi yang Konsisten
Sebelumnya, Universitas Muhammadiyah Kendari telah dikenal sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik tetapi juga pada pengembangan karakter dan bakat mahasiswa di berbagai bidang. Pimpinan Rektorat, melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Drs. H. Muhadi Rahman, M.M., telah menetapkan kebijakan untuk mengalokasikan dana khusus bagi pengembangan seni dan olahraga.
“Universitas kami percaya bahwa mahasiswa yang berhasil adalah mereka yang memiliki keseimbangan antara aspek intelektual, emosional, spiritual, dan fisik. Oleh karena itu, kami tidak pernah menghemat dalam hal pendanaan untuk kegiatan ekstrakurikuler berkualitas,” terang Muhadi Rahman dalam suatu kesempatan sebelumnya.
Komitmen ini tercermin dari infrastruktur yang tersedia di kampus Unismuh Kendari. Selain lapangan olahraga yang lengkap dengan standar regional, universitas juga memiliki Sanggar Seni Terpadu yang dilengkapi dengan peralatan musik modern, studio tari, dan ruang kreativitas untuk berbagai kegiatan seni budaya. Fasilitas ini dikelola oleh tim profesional dari Direktorat Pengembangan Mahasiswa yang bekerja sama dengan para dosen pembimbing kegiatan.
### Dampak bagi Pengembangan Mahasiswa
Hasil Festival Seni Budaya dan Olahraga 2026 ini menunjukkan bahwa investasi dalam pengembangan potensi mahasiswa memberikan hasil yang nyata dan terukur. Bagi mahasiswa Fakultas Perikanan khususnya, prestasi ini membawa dampak psikologis yang positif sekaligus meningkatkan rasa kebanggaan terhadap institusi mereka.
Dekan Fakultas Perikanan, Dr. Ir. Suparno, M.Si., melihat ini sebagai momentum penting untuk memperkuat identitas kampus. “Mahasiswa yang berprestasi di bidang olahraga dan seni akan membawa citra positif Universitas Muhammadiyah Kendari ke seluruh Sulawesi Tenggara. Mereka adalah duta kampus terbaik kami,” katanya dengan bangga.
Selain itu, prestasi ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri lebih lanjut. Beberapa pemain sepak bola putri sudah mendapat undangan dari klub lokal untuk bergabung dengan tim mereka setelah lulus. Sementara itu, para penari tradisional mendapat kesempatan untuk tampil di berbagai festival budaya nasional.
### Program Keberlanjutan
Untuk memastikan prestasi ini tidak hanya menjadi rekor satu tahun, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menyusun program keberlanjutan yang komprehensif. Program ini meliputi pembinaan atlet muda, pelatihan intensif, dan pengembangan akademik yang terintegrasi dengan aktivitas olahraga dan seni.
Kepala Direktorat Pengembangan Mahasiswa, Siti Rahmawati, S.Pd., M.Psi., menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pendampingan holistik kepada mahasiswa. “Kami tidak hanya fokus pada prestasi semata, tetapi juga pada kesejahteraan mahasiswa secara menyeluruh. Ada program mentoring akademik, konseling psikologis, dan dukungan nutrisi khusus untuk atlet,” papar Siti Rahmawati.
### Partisipasi Aktif Mahasiswa
Kesuksesan ini juga tidak terlepas dari dedikasi dan komitmen mahasiswa sendiri. Mayoritas peserta dari Fakultas Perikanan menjalankan latihan rutin di luar jam kuliah, sering mengorbankan waktu istirahat untuk mencapai target performa yang diinginkan.
Muhammad Rifki, mahasiswa semester IV Jurusan Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan yang menjadi setter utama tim bola voli, berbagi pengalamannya: “Setiap hari saya latihan dua kali setelah kelas. Pagi kami ada kelas kuliah, siang hingga sore latihan bola voli, dan malam mengerjakan tugas akademik. Memang penuh, tapi kepuasan memakai jersey Unismuh Kendari di tingkat regional itu tidak ternilai harganya.”
Sikap disiplin dan tanggung jawab yang ditunjukkan mahasiswa ini juga memberikan inspirasi bagi generasi mahasiswa lain untuk terus berusaha mencapai prestasi di bidang mereka masing-masing.
### Apresiasi dan Penghargaan
Sebagai bentuk apresiasi, Universitas Muhammadiyah Kendari mengadakan acara penghargaan yang megah pada Jumat (18/04/2026) di aula utama kampus. Dalam acara tersebut, semua peserta didampingi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Andi Supangkat, M.Eng., yang secara langsung memberikan penghargaan dan bonus kepada para juara.
“Prestasi kalian adalah prestasi universitas. Kalian telah membuktikan bahwa Muhammadiyah Kendari adalah kampus yang tidak hanya unggul dalam akademik tetapi juga dalam mengembangkan karakter dan bakat mahasiswa. Terus lanjutkan semangat ini dan raih prestasi yang lebih besar lagi,” ujar Prof. Andi Supangkat dalam sambutan acara penghargaan.
### Harapan ke Depan
Dengan pencapaian yang telah diraih, komunitas akademik Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Perikanan, memiliki momentum kuat untuk terus berkembang. Rencana untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional pada tahun 2026 sudah dalam tahap persiapan, dan antusiasme mahasiswa sangat tinggi.
Dekan Fakultas Perikanan, Dr. Ir. Suparno, M.Si., menutup pernyataannya dengan optimisme yang tinggi: “Ini baru permulaan. Kami yakin bahwa dengan dukungan penuh dari universitas, dedikasi mahasiswa, dan pembinaan yang tepat, prestasi yang lebih besar lagi akan kami raih di masa depan. Mahasiswa Perikanan Unismuh Kendari siap bersaing di tingkat nasional.”
Memang, prestasi dalam Festival Seni Budaya dan Olahraga Tingkat Sulawesi Tenggara 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa universitas yang komprehensif adalah mereka yang mengembangkan tidak hanya intelektualitas tetapi juga potensi integral dalam setiap individu mahasiswanya. Universitas Muhammadiyah Kendari, dengan Fakultas Perikanan di garis depan, terus membuktikan komitmennya untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya ahli di bidangnya tetapi juga manusia-manusia yang berkarakter, berbakat, dan berdedikasi untuk masyarakat.
—
Kata kunci: Universitas Muhammadiyah Kendari, Fakultas Perikanan, Festival Seni Budaya, Olahraga, Prestasi Mahasiswa, Kendari, Sulawesi Tenggara